Nur Annisa

Belajar ngeblog…….

Mengurus ISBN January 3, 2012

International Standard Book Number, atau ISBN (arti harfiah Bahasa Indonesia: Angka Buku Standar Internasional), adalah pengindentikasi unik untuk buku-buku yang digunakan secara komersial.

ISBN diperuntukkan bagi penerbitan buku. Nomor ISBN tidak bisa dipergunakan secara sembarangan, diatur oleh sebuah lembaga internasional yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Untuk memperolehnya bisa menghubungi perwakilan lembaga ISBN di tiap negara yang telah ditunjuk oleh lembaga internasional ISBN. Perwakilan lembaga internasional ISBN di Indonesia adalah Perpustakaan Nasional yang beralamat di Jalan Salemba, Jakarta. Nomor ISBN dapat diperoleh dengan menghubungi Perpustakaan Nasional. (Sumber: Wikipedia).

Nah, setelah mengetahui apa itu ISBN. Sekarang kita bahas pengalamanku mengurus ISBN.

Seperti yang telah dijelaskan diatas untuk mendapat nomor ISBN kita harus  datang atau menghubungi Perpustakaan Nasional RI. Persyaratan yang harus disiapkan adalah:

 

1. Surat Pemohonan memperoleh ISBN. Isinya:

Penerbit, Judul Buku, Nama Penyusun, Cetakan, Tahun Terbit, Kota Terbit, Halaman Judul (cover depan) (terlampir), lembar keterangan penyusun dan penerbit (terlampir), daftar isi (terlampir), dan kata pengantar (terlampir).

2. Surat Pernyataan.

Isinya:

SURAT PERNYATAAN

 

 

 

 

Dengan surat pernyataan ini kami:

Penerbit                                   :

Alamat                                     :

Telp                                         :

E-Mail                                      :

Nama Penanggung Jawab        :

Rata-rata terbitan tiap tahun     :

Menyatakan bersedia ikut mengambil bagian dalam sistem ISBN dan KDT (Katalog Dalam Terbitan).

Demikian agar badan yang bertanggung jawab menangani masalah ini menjadi maklum.

Surat pernyataan ini kami sampaikan kepada TIM ISBN/KDT PERPUSTAKAAN NASIONAL RI. Jl. Salemba Raya No. 28 A Kotak Pos 3624 Jakarta 10002, sebagai tindak lanjut dari pertemuan ilmiah ISBN.

….  … ….

Pimpinan Penerbit

(…………………….)

3. lampirkan semua dokumen yang disebutkan pada point 1 yang dituliskan terlampir.

4. semua surat di stempel penerbit.

5. masukkan dalam amplop

6. berangkat deh ke Perpustakaan Nasional RI.

 

RUTE Perpustakaan Nasional RI.

BLOK M-Perpustakaan Nasional RI (taunya cuma dari blok M….)

1. Naik busway aja ya. hehee…

2. Turun di Dukuh Atas 1. Transit menggunakan skywalk ke Dukuh Atas 2.

3. Naik busway tujuan Matraman.

4. Turun di Matraman 2. Transit menggunakan skywalk ke Matraman 1.

5. Naik busway tujuan Ancol. Turun di Salemba Corolus.

6. Dari Halte Salemba Carolus, ambil arah sebaliknya atau arah yang berlawanan dari kita berangkat.

7. Jalan lurus aja. Nggak nyampel 5 menit Perpustakaan Nasional RI sudah ada disamping (haha..). Diseberangnya ada Jamsostek.

Setelah sampai di Perpustakaan Nasional, waktunya menyerahkan dokumen yang kita persiapkan tadi.

1. Naik ke lantai 2 Gedung Perpustakaan Nasional RI. (Letak kantor ISBN/KDT).

2. Serahkan dokumen yang kita siapkan tadi ke petugas.

3. Tunggu beberapa menit. Selesai. Nomor ISBN sudah ada ditangan. Kalau ingin, barcode bisa minta di email.

Nah, begitulah cara mengurus ISBN. Semoga bermanfaat.

nb: Ini bagi yang mau mengurus ISBN pertama kali. Kalau untuk yang berikutnya persyaratannya beda lagi.

 

January 2, 2012

Filed under: Poetry — An-Niez @ 11:26 am

beberapa menitku kuberi padaMu..

tak pernah cukup pujiku atas segala nikmatMu…

sedikit syukur yang kuberikan padaMu…

namun, Kau tetap memberi kasih dan sayangmu..

kau tetap mendengar kelu kesah ku…

bosankah Kau mendengar doaku..

tak pernah kusadari hadir-MU sungguh kubutuhkan.

Engkau yang slalu ada disaat aku butuhkan

Tapi aku slalu berpaling dan hanya mencari seseorang

seseorang yang belum tentu hadirnya seperti diri MU

seseorang yang belum tentu ada ketika aku benar-benar butuh

Hanya Kau..

Hanya Kau Ya Allah..

Yang akan slalu ada kapanpun dan dimanapun

Aku pasrahkan semua kepada Mu.

 

Penyemangat…. January 2, 2012

Filed under: Advice,Kata Mutiara — An-Niez @ 11:15 am
Tags: , , , , , ,

Terkadang kita mengeluh “Tak Mungkin”.

Lalu Allah menjawab: Jika Allah menghendaki sesuatu, Allah cukup berkata “JADI” maka jadilah (QS.Yasiin:82).

Seringkali kita mengeluh “aku terlalu lelah!”

Allah pun menjawab: “Aku ciptakan tidurmu untuk istirahatmu” (QS.An-Naba:9).

Kita pun sering mengeluh “aku tak mampu!”

Dan Allah menjawab: Aku tidak membebankan sesuatu pada seseorang, melainkan sesuai kemampuannya. (QS.Al-Baqarah:286).

Sering pula kita mengeluh “aku stress!”

Allah pun menjawab: Hanya dengan mengingat Aku, maka hati menjadi tenang (QS.Ar-Raad:28).

Apapun itu, sesulit & seberat apapun, tak usah khawatir karna Allah slalu berikan SOLUSI.

Dari seorang teman…

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 57 other followers