Nur Annisa

Belajar ngeblog…….

2013 in review January 2, 2014

Filed under: Uncategorized — An-Niez @ 10:47 am

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 13,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 5 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

 

Nyata pada akhirnya. March 14, 2013

Filed under: My Stories — An-Niez @ 3:33 pm
Tags: , , , , , , , ,

Diam-diam aku masih membuka facebooknya. Dan… Deg. Status engaged. Wow!!! Apa ini jantungku terasa berhenti berdetak. Lemas. Menekan tombol keyboard pun rasanya tak mampu. Dengan membabi buta aku menggerakkan mouse mencari kebenaran yang ada. Click. Dan inilah orangnya. Sosok wanita berjilbab yang aku rasa pernah muncul dalam facebooknya. Dan kebenaran mulai muncul. Kebohongan itu ada pada dirinya. Dulu aku hanya percaya bahwa wanita itu hanya saudara perempuannya.

Cukup. Aku sign out dan segera aku keluar dari warnet dekat kostanku itu. Aku hentikan niatku untuk mencari lamaran kerja. Sudah 2 minggu aku resign dari pekerjaan lamaku di Jakarta. Sekarang aku bersama teman semasa kuliahku di Bogor. Beginilah nasib anak rantau yang luntang-lantung karna tidak ada pekerjaan. Ditambah dengan sakitnya patah hati karna baru saja mengetahui bahwa pacarnya dulu adalah seorang pembohong. Memang kami hanya setahun berkenalan tetapi kami sudah menjurus ke hubungan yang lebih serius yaitu pernikahan. Tapi rencana itu kandas sudah. (more…)

 

Mendidikkah ini??? January 11, 2013

Filed under: Education,My Stories,Potret Kehidupan — An-Niez @ 4:26 pm
Tags: , , ,

Pagi yang dingin bekas hujan tadi malam. Jalan ramai hari pertama masuk sekolah setelah liburan semester. Jalanan sempit itu dipadati motor, angkot, mobil pribadi, dan pejalan kaki. Jika, dalam waktu bersamaan ada 2 mobil yang berlawanan arah salah satunya harus mengalah dan mengijinkan mobil yang lain mendahului karna jika tidak begitu entah apa yang akan terjadi. Kesabaran kita selalu diuji jalanan. Ketika hampir mendekati gerbang sekolah sebuah sekolah menengah atas, gerbang yang terletak dibibir jalan itu sungguh memang tidak nyaman jika ada keluar masuk mobil. Pasti macet. Di pinggiran jalan sebelum gerbang, banyak siswa yang berjalan berbaris. Bahkan sampai menghalangi angkot yang kutumpangi. Tinn… klakson sudah berbunyi. Angkot berjalan pelan. Seorang bapak setengah baya menggunakan jaket berkata pada pemuda tersebut sambil menunjuknya. “awas angkot”. Entah anak itu mengubris atau tidak aku tidak melihatnya. Setelah agak ke pinggir menuju gerbang sekolahnya. Angkot pun bisa berjalan dengan lancar. Sembari bapak setengah baya itu menghampiri pemuda tadi dan berkata sekali lagi dengan nada emosi. “Angkot.” Kata pemuda itu, “iya Pak.” Kemudian bapak tersebut mencomot mulut anak itu kemudian berkata sekali, “angkot”. Sambil menendang anak tersebut. Entah kenapa bisa terjadi hal seperti itu. Padahal memangnya jalan sempit. Atau mungkin menurut bapak itu muridnya tidak menjawab dengan benar ketika dia memberitahunya bahwa ada angkot. Apakah itu benar cara mendidik seperti itu??? Tidak perlu seemosional itu kan??? Anehnya zaman sekarang.

 

Kopi, Catur, & Perempuan January 8, 2013

 

cinta di dalam gelas

Andrea Hirata. Pasti teman-teman sudah tidak asing dengna nama tersebut. Penulis novel Best Seller Laskar Pelangi. Buku ini, Cinta Di Dalam Gelas, masih menceritakan tanah Belitong. Orang-orang melayu yang tinggal disana. Dan berbagai permasalahan, kegiatan sehari-hari masyarakat. misalnya, kebiasaan unik masyarakat melayu yaitu, mengobrol sambil minum kopi di warung-warung kopi. Obrolan yang dibicarakan kebanyakan tentang pemerintahan. Obrolan yang renyah, dan lucu (menurut saya), tapi cukup juga sebagai kritikan pedas.
Jadi, tak jarang bila disana banyak berjejer warung-warung kopi. Salah satunya adalah warung kopi “Usah Kau Kenang lagi” milik Paman Ikal. Ikal bekerja disana bersama beberapa teman-teman lainnya. Mereka sering disebut 4 orang bujang lapuk.

Dari sebuah warung kop banyak yang bisa dipelajari. Contohnya mempelajari karakter-karakter si peminum kopi. Dan akhirnya, Ikal pun sampai membuat sebuah buku harian yang berjudul ” Peminum Kopi”.  Ada bab tentang bagaimana karakter seseorang dari cara memegang cangkir kopi, sampai berapa banyak takaran kopi dan gulanya. Psikologi sederhana dari sebuah Kopi.

Pegawai-pegawai di warung kopi tersebut adalah pertama, Hasanah. Dia adalah gadis muda, berumur 27 tahun yang sudah menikah 3 kali. Semua suaminya minggat. Dan tidak tau karna apa (???).  Yang kedua, Midah. Dia adalah karyawan yang paling lama di warung kopi tersebut. Berusia 38 tahun tapi belum ada tanda-tanda menikah (??). Terakhir, Rustam. Dia paling tua diantara mereka, yaitu 43 tahun. Dan masih bujang. Sedangkan Ikal, sepertinya masih menunggu gadis pujaan hatinya, Aling.

Cerita ini, tidak hanya menceritakan kisah 4 bujang lapuk itu dan pamandanya yang slalu memberikan mereka berbagai makian tapi juga tetap selalu boss yang disayangi. Cerita ini juga berkisah tentang  seorang wanita penambang timah yaitu, Maryamah Karpov yang berjuang keras meninggikan martabatnya. Dia sudah menikah dengan seorang pemain catur handal yang bernama Matarom. Tetapi kemudian, mereka harus bercerai karna persoalan rumah tangga. Maryamah sakit hati oleh Matarom.  Dan ketika ada kesempatan ia pun tidak mau menghilangkan kesempatan itu begitu saja untuk membalas mantan suaminya itu. Yaitu melalui permainan catur. Maryamah adalah satu-satunya wanita yang bermain catur. Banyak pertentangan ketika ia mendaftarkan diri pada perlombaan catur dalam rangka 17 agustus. Tetapi, didukung oleh teman-temannya yaitu, Ikal dan para bujang lapuk, Seorang detektif, alvin the chipmunk, dan Ninockha Stranovsky sang grand master catur. Juga, banyak pendukung lainnya.

Selain keberaniannya menantang mantan suaminya itu, kehebatan lainnya adalah Maryamah belum pernah bermain catur sebelumnya. Dia buta Catur. Tapi dengan kegigihannya, dia bisa menjadi pecatur handal dan mengalahkan mantan suaminya dan para pecatur lelaki handal di kampungnya.
Dia belajar dari yang tidak tahu sama sekali hingga bisa seperti seorang grand master Anatoly Karpov. Dan jadilah julukannya menjadi Maryamah Karpov.

Selesai.

Kesan: banyak karakter di cerita ini sehingga saya agak bingung menghapalnya (pelupa :p)… tapi seru. Awalnya bosan tapi pengen baca sampai habis. tapi ada rahasia loh. Buku ini buku dwilogi dan Cinta di dalam gelas ini merupakan buku ke 2. Dan rahasianya adalah saya belum baca buku 1 nya. (hhhh…). aneh ya. buku 1 menyusul…………….. :D

“CINTA DI DALAM GELAS”

 

coretan hati… September 7, 2012

Filed under: My Stories — An-Niez @ 11:03 pm
Tags: , ,

kamu yang mendatangiku. kamu masuk dalam hidupku. aku terhipnotis mengikuti langkahmu. selangkah demi selangkah. walau dalam hati aku menolak. kamu yang mengajariku, menuntunku. aku hanya bisa tertunduk tapi belum sepenuhnya patuh. kamu membuatku mengerti. menyadarkan aku. kamulah yang membuatku berdiri. membuat keyakinanku untukmu sepenuhnya. tetapi kemudian kamu berubah. mengubah arah langkahmu. seperti ada yang salah. tidak memberi arah tujuanmu. aku tertinggal jauh. dan aku berhenti.

entah apa yang ada dipikiranku. aku tak bisa mencapai. kau sedih tapi tak merangkulku. kau terus berjalan. sedang aku menunggu ulur tanganmu. kau semakin jauh dan jauh. hingga kau temukan yang sebenarnya yang kau inginkan. sedang aku disini, terjatuh tak berdaya. bukan aku yang tak bisa menggapaimu. tapi kau ingin pergi jauh. jauh dariku.

aku marah. emosi melonjak. sedang kau bahagia di ujung jalan sana. hati yang tersakiti karna kepura-puraanmu. tak terbayar hanya dengan penyesalan.

aku bangun. bangkit. karna kamu memang tak pantas untuk diperjuangkan.  kubiarkan kamu pergi dengan rasa sakit.

takkan ada lagi rasa lemah dalam hati. dan kan kututup hati ini dengan rantai emas hingga tak semua orang bisa membukanya.

 

Antara Shaun Dan Si Beautiful… April 27, 2012

Filed under: My Stories — An-Niez @ 11:25 am
Tags: , , , , , , ,

Diangkot aku mendengar celotehan sekelompok anak SD-yang usianya kira-kira 8 atau 9 tahun-mungkin anak kelas 2 SD atau 3 SD. Mereka berempat, dua perempuan, dua laki-laki. Sambil memakan cireng isi, mereka bercerita tentang tokok kartun yang sedang terkenal saat ini, Shaun the Sheep.

Salah satu perempuan yang bergigi ompong di bagian depannya, menceritakan dengan seru adegan-adegan tokoh kartun tersebut. Dan yang lain menyahutnya dibarengi dengan canda tawa. Hanya ada aku, dan mereka dibagian belakang angkot. Sedangkan di bagian depan ada seorang bapak dan supir tentunya.

Saat mendengarkan cerita mereka, aku jadi teringat anak tetanggaku yang baru duduk di kelas 1 Sekolah Dasar. Yang sering kudengar dari mulutnya adalah lagu-lagu boyband dan girlband yang sedang booming akhir-akhir ini. Dan anehnya lagi, dia sering menceritakan soal cinta pada teman-teman sebanyanya. Tidak sebanding dengan umurnya yang masih 7 tahuh. Tahu apa seorang anak yang hanya menadahkan tangan kepada orang tuanya untuk memberli sesuatu yang diinginkannya, tentang CINTA.

Aku jadi tertawa sendiri dalam hati. Aku kembali ke dalam dunia sekelompok anak kecil tadi. Mereka masih berceloteh riang tentang tokoh kartun idolanya itu. Tapi, kini pindah ke tokoh kartun berikutnya yaitu, Timmy Times. Aku jadi ingin ikut bersama mereka, riang bersama. Lebih menyenangkan mendengarkan anak-anak yang sedang bercerita tentang tokoh kartun yang diidolakannya daripada mendengarkan anak-anak yang bersenandung “yourebeautiful.. beautiful…” kutipan lirik dari girl band yang sedang booming…

^_^

 

Masih ada Jalan… March 13, 2012

Filed under: Poetry — An-Niez @ 12:28 pm
Tags: , , , ,

Dia menghilang.

Terasa jauh tak tergapai.

Keringat telah jadi lautan

tak terbasuh.

Angan telah jauh terbang

Aku berdiri dengan jemari kakiku

tak sampai.

Hingga aku melayang..

tetap tak tergapai.

Dia hilang.

semakin jauh.

Hingga aku terhempas.

Bumi menyambutku.

Jalan setapak mendukungku.

Aku masih bisa.

walau langit tak mendukung

walau keringat tak terbasuh.

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 133 other followers